Halhal Tidak Disengaja yang Sering Dialami Karyawan

Ada saja kejadiankejadian kecil yang tidak terpikirkan terjadi di tengah kesibukan pekerjaan. Halhal tidak sengaja, yang bisa jadi cukup mengganggu dan membuat mood turun. Saking sibuknya kita dengan pekerjaan, seringkali kita hanya berfokus pada halhal besar dan melupakan halhal kecil ini. Padahal halhal kecil ini bisa jadi berdampak besar untuk kelangsungan pekerjaan kita. Isengiseng saya membuat list tentang halhal tidak disengaja yang sering saya, sebagai karyawan, lakukan dan temui saat melaksanakan pekerjaan, di antaranya:

  1. Lupa attachment

Setiap karyawan pasti pernah sekali melalukan hal ini. Saking excited-nya karena pekerjaan selesai dan siap dikirim ke bos ataupun klien, perhatiannya jadi hanya pada badan email dan berpikir attachment sudah diupload di email. “Silakan check attachment terlampir”, begitu tulisnya. Beberapa menit kemudian, melalui email balasan atau via messenger, penerima memberi kabar bahwa attachment-nya di email kita tertinggal. Kalau kebetulan masih di depan komputer saat kabar diterima, tentu tinggal membalasnya dengan mencatumkan attachment yang dimaksud. Sayangnya, kabar bahwa attachment terlupa, kadang baru kita terima saat sedang berada di jalan atau sedang berlehaleha di rumah. Kalau sudah begini, mau tidak mau, harus membuka laptop lagi. Apalagi kalau ternyata dokumen yang harus dikirimkan sangat urgent bagi si penerima.

  1. Salah email

Kejadian ini biasanya terjadi ketika harus mengirim email ke beberapa orang dan terburuburu. Banyak namanama email atau nama orang yang memiliki kemiripan di kontak kita. Misalnya, untuk orang Indonesia, kontak dengan nama “Muhamad”, “Putri”, “Dimas” seringkali kita miliki lebih dari dua orang . Hal ini yang sering membuat kita memilih alamat email yang salah. Syukur-syukur kalau isi email tidak ada rahasia perusahaan, kalau ada, tentu bisa gawat.

  1. Kartu nama habis atau ketinggalan

Hal ini, sering kita sadari di awal meeting dengan relasi. Biasanya, sebagai pencair suasana, kita saling bertukar kartu nama. Sayangnya, ternyata kita lupa bahwa stok kartu nama di dompet/tempat kartu nama sudah  habis atau ternyata tertinggal di tas lain. Meski bisa langsung bertukar nomor telepon, hal ini sering membuat rasa tidak enak. Karenanya, mengecek stok kartu nama sebaiknya dijadikan jadwal rutin, apalagi untuk pekerjaanpekerjaan yang sering bertemu orang banyak. Di zaman digital seperti ini pun, kartu nama tercetak masih menjadi tanda keprofesionalitasan kita.

  1. Tidak membawa name tag

Di beberapa kantor, name tag memiliki fungsi untuk absensi dan pintu akses masuk kantor. Tidak membawa name tag berarti tidak bisa melakukan kedua hal tersebut. Karenanya, name tag yang tertinggal di rumah bisa merusak mood bekerja. Belum lagi kalau di perusahaan memperlakukan penggunaan name tag secara ketat. Setiap karyawan harus mengenakan name tag selama di kantor dan dikenakan sanksi tertentu ketika tidak membawanya. Bersyukurlah untuk yang kantornya sudah menggunakan sidik jari untuk melakukan absen atau akses masuk. Kecuali dipotong, jari kita tidak akan tertinggal di rumah bukan?

  1. Kehilangan atau tidak membawa pulpen

Meski sudah zaman digital, pulpen masih menjadi alat penting untuk pekerjaan. Ada kalanya karyawan harus mencatat di kertas. Beberapa orang bahkan masih senang mencatat dengan blocknote kebanding menggunakan laptop atau smartphone. Sayangnya, seringkali pulpen tibatiba tidak ada di tas atau hilang dari meja kerja. Entah ke mana. Saat sedang membutuhkan pulpen, tentu hal ini cukup membuat kesal. Pulpen memang benda kecil dan murah yang sering kali disepelekan keberadaannya sehingga sering tidak disimpan dengan baik. Padahal, kalau menurut United State Environment Protection Agency, sekitar 1,6 milyar pulpen terbuang setiap tahunnya. Itu di Amerika saja loh. Bagaimana kalau ditambah dengan negaranegara lain.

Itu halhal tidak disengaja yang saya kerap saya lakukan atau temui di tengah kesibukan pekerjaan. Mungkin ada dari temanteman yang memiliki hal tidak disengaja lainnya yang tidak saya masukan di sini.

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s