Pangeran Matahari

 

Jauh sebelum manusia menemukan bintangbintang, bumi dihiasi oleh dua matarahi. Manusia menamakannya Elenio dan Elonio. Mereka bangun dan tidur secara bergantian. Ketika Elenio bangun, Elonio tidur. Ketika Elenio tidur, Elonio bangun. Karena kedua matahari bangun dan tidur secara bergantian, dunia tidak pernah malam.

Suatu hari, Elenio dan Elonio ingin bermain bersama. Mereka memutuskan untuk terjaga bersama. Bumi mendadak menjadi sangat panas. Manusia berpeluh dan mengeluh. Elenio dan Elonio kemudian kelelahan dan memutuskan untuk istirahat. Bumi mendadak gelap.

Untuk pertama kalinya, manusia merasakan malam. Mereka tidak kepanasan lagi. Mereka bisa melihat langit dihiasi cahaya kecil yang berkelapkelip bergantian. Sangat indah. Mereka takjub memandanginya hingga tertidur. Ketika bangun, mereka sadar bahwa tidur mereka lebih lelap dalam keadaan gelap. Mereka membutuhkan malam.

Kemudian tersebarlah ide untuk menghilangkan salah satu matahari agar mereka bisa merasakan malam setiap hari. Ide ini tersebar ke seluruh dunia dan semua orang mencobanya. Bertahuntahun manusia mencoba membunuh salah satu matahari, namun tak juga berhasil. Matahari terlalu kuat untuk dimusnahkan. Lambat laun, manusia melupakan ide tersebut.

Giant_prominence_on_the_sun_erupted.jpg

Suatu hari, terdengar kabar yang membuat seluruh penduduk di dunia terpingkalpingkal. Seorang Pemanah dari Negeri Timur mengumumkan bahwa ia memiliki anak panah emas yang mampu membelah bumi. Namun, dia berkeberatan membuktikan karena bumi akan hancur dan mereka akan musnah apabila dia mencoba kehandalan anak panahnya. Orang-orang tertawa mengejeknya. Dia menjadi bahan olokolok di seluruh dunia.

Hal ini tentu membuat Pemanah dari Negeri Timur geram. Ia pun menghempaskan anak panah emasnya ke langit hingga mengenai Elenio yang sedang berjaga. Bumi mendadak gelap. Elenio menjadi buta. Cahayanya meredup. Manusia kembali mengalami malam yang dihiasi bintangbintang. Elenio masih terlihat, namun tidak sebesar dulu. Elenio kini menjadi bulan.

Ketika Elonio terjaga, dia menangis mengetahui bahwa Elenio menjadi buta. Elonio menangis sekencangkencangnya. Begitu sedihnya Elonio hingga tak bisa menghentikan tangisnya. Air mata Elonio menjadi hujan di bumi.

Sewaktu mengambil anak panah emasnya yang menancap di Elenio, Pemanah dari Negeri Timur melihat bumi mulai terbanjiri air mata Elonio. Penduduk dunia terlihat resah. Makin lama, air mata Elonio meluap membanjiri daratan. Mereka yang terkena banjir mengungsi. Tangis Elonio harus dihentikan agar dunia selamat. Pemanah dari Negeri Timur pun mendatangi Elonio.

“Elonio, bisakah kau hentikan tangismu? Penduduk kami di bumi bisa musnah karena banjir air matamu,” kata Pemanah dari Negeri Timur.

“Aku akan terus menangis apabila melihat Elenio begitu. Dia tidak bisa merawat dirinya sendiri lagi karena buta. Aku pun tidak bisa mengurusnya karena harus berjaga dan isirahat di waktuku.”

Merasa bersalah telah membuat Elenio buta, Pemanah dari Negeri Timur pun menawarkan dirinya untuk merawat Elenio. Dia akan tinggal bersama kedua matahari. Selamanya.

Elonio sepakat. Ia pun menghentikan tangisnya.

Pemanah dari Negeri Timur merawat Elenio dengan baik. Dia membangunkan Elenio, membersihkannya, dan menyediakan halhal yang dibutuhkan Elenio. Mereka bertiga bersahabat di langit sana. Namun, ada kalanya Pemanah dari Negeri Timur nampak sedih. Ia merindukan bumi, rindu pada senyum dan tatapan manusia.

Untuk menyalurkan kerinduannya, Pemanah dari Negeri Timur meminta izin kepada Elonio untuk memetik serpihan koronanya. Dia memanah korona Elonio hingga serpihanserpihan kecil korona tersebut lepas dan jatuh ke bumi berupa cahaya. Orangorang yang melihat serpihan cahaya ini akan takjub melihat  ke langit dengan senyum dan mata berbinar. Saat itulah kerinduan Pemanah dari Negeri Timur  akan bumi hilang. Dia bahagia melihat penduduk bumi menengadah ke langit seakan menatapnya penuh cinta.

Keajaiban terjadi pada bayi yang terlahir saat serpihan korona ini jatuh ke bumi. Bayi tersebut akan memiliki wajah yang berseriseri layaknya cahaya matahari pagi. Dia akan tumbuh menjadi orang dewasa yang hebat, menemukan sesuatu dan berani melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi penduduk bumi, seperti Pemanah dari Negeri Timur.

Bayibayi tersebut tentu saja memiliki orang tua yang memberi nama mereka masingmasing. Namun, Pemanah dari Negeri Timur menganggap bayibayi tersebut sebagai anaknya. Ia memanggil mereka: Pangeran Matahari.

 

*) untuk GLS

Advertisements

3 thoughts on “Pangeran Matahari

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s